Seorang janda menangis histeris mengetahui anak gadisnya tewas dibunuh setelah sebelumnya diperkosa oleh sang pelaku. Kejadian itu menderitakan sang ibu sehingga ia berhenti menjadi dirinya sendiri. Ibu tersebut berubah.
Sebulan kemudian pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku pemerkosaan dan pembunuhan. Lalu tibalah waktunya olah TKP yang akan dilakukan pelaku di tempat kejadian. Masyarakat mengerumuni proses tersebut termasuk sang ibu. Banyak hujatan dan cacian diberikan kepada sang pelaku. Beberapa orang berupaya memukul dan melempar pelaku. Sementara sang ibu histeris menyaksikan reka ulang yang dilakukan pelaku. “Bunuh bangsat biadab itu. Bunuh dia! Dia telah mengambil anakku, dia pun harus mati,” kata sang ibu dengan teriakan histeris dan rontakan ingin melepaskan diri dari rengkuhan sang ayah.
Lelaki tua yang memeluk putrinya itu berbisik kepada sang anak, “Mari kita bunuh bangsat itu lalu kita hidupkan kembali gadis kecil kita.” Mendengar perkataan itu, sang janda berhenti menangis dan menjadi tenang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar